The Art of Defensive Driving


 photo data kecelakaan_01_web_zpsrzqvqhix.jpg

Defensive Driving. Apa pula ini? Bedanya apa dengan yang kadung kita kenal sebagai SAFETY DRIVING? Pertama, pemakaian kata/kalimat SAFETY DRIVING itu grammatically wrong meskipun arah bahasannya sama-sama diketahui bersama, MENGEMUDI SECARA AMAN jika diartikan secara bebas ke bahasa Indonesia. Lalu DEFENSIVE DRIVING itu apa? Terjemahan bebasnya tak lepas dari MENGEMUDI SECARA ANTISIPATIF. Antisipatif terhadap apapun yang riskan mencederai pengemudi yang berujung kecelakaan lalu lintas.

Di zaman lalu lintas Indonesia yang serba brutal ini dibutuhkan pakem agar bisa selamat. Ya, pergi dan pulang dengan selamat. Lalu kenapa di jalan raya tabiat buruk lantas bertebaran? Melanggar lampu merah di persimpangan. Melibas trotoar. Melawan arus atau arah. Memutar gas tinggi-tinggi. Tak mengindahkan rambu. Emoh ber-helm. Enggan ber-seatbelt. Memainkan gadget. Catatan menyedihkan bilang bahwa dalam setiap jam saja rata-rata terjadi 3 kematian akibat lakalantas. Berita baik online maupun offline tak henti mewartakan. Mau sumbang data dengan data pribadimu disana?

Seni mengemudi antisipatif. The art of defensive driving. Seni ini mudah dipahami, tapi juga sulit dimengerti. Alasan pengalaman hingga ketrampilan kadang mengesampingkan kebutuhan prilaku antisipatif. Ketika negara maju sudah demikian takut dan waspada terhadap angka lakalantas, di Indonesia sebaliknya. Seorang ekspatriat ber-warga kenegaraan Jepang bilang “gila .. ini kamikaze” begitu merasakan sensasi ngebut di jalan bebas hambatan Jakarta – Bandung. Belakangan dia memerintahkan pengemudinya yang asli pribumi untuk bertahan di kecepatan maksimal 100 km/jam saja, sesuai rambu anjuran batas kecepatan.

 photo data kecelakaan_02_web_zpsyx8df5m1.jpg

Lalu seni-nya itu seperti apa?

Seni DEFENSIVE DRIVING akan memaparkan banyak soal prilaku antisipatif.Seni tentang bagaimana cara kamu mendahului kendaraan lain. Seni tentang cara bagaimana kamu menaklukan persimpangan. Seni tentang bagaimana caranya agar tetap hidup dan kembali tertawa bersama keluarga. Simak terus WIDEUP! Passionate People’s Portal akan membagikannya untuk kamu di edisi-edisi mendatang.

(sudah terbit di WIDE UP Edisi Januari 2017) – (sumber foto : Kompas, 23 Februari 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *